Puisi Desa Berkemajuan

Posted by: admin November 20, 2025

1. Embun di Pagi Desa

 

Di ufuk timur cahaya bangun perlahan,

Menyibak kabut tipis di permukaan sawah.

Burung-burung mengantar pagi dengan nyanyian,

Dan tanah basah beraroma harapan yang pasrah.

Petani melangkah dengan hati yang teguh,

Menebar doa di antara barisan padi.

Setiap tetes keringat adalah zikir sunyi,

Setiap benih adalah mimpi yang tumbuh kembali.

Desa pun bernafas lembut dalam kesejukan,

Indah, damai, penuh ketulusan.

Di pagi yang sederhana itu,

Kebahagiaan adalah hasil panen pertama.

 

2. Ladang yang Bersuara

Di siang hari, ladang menjadi panggung besar,

Tempat matahari menabur cahaya tanpa segan.

Traktor berjalan perlahan seperti hewan besi,

Menggemburkan bumi, membuka pintu kemakmuran.

Selokan irigasi mengalir teratur,

Teknologi menyentuh tanah tanpa menghilangkan tradisi.

Petani kini bersahabat dengan mesin,

Bergandengan tangan menuju pertanian maju dan mandiri.

Desa pun menjadi ruang produktif tanpa henti,

Penuh kerja, penuh harapan, penuh rezeki.

Di ladang itu, generasi baru belajar,

Bahwa kemajuan lahir dari kerja yang benar.

 

3. Cahaya dari Langit Desa

Malam turun, namun desa tidak lagi gelap,

Karena ada cahaya digital yang lembut memancar.

Dari rumah ke rumah, sinyal mengalir,

Menghubungkan desa ke dunia yang tak lagi jauh.

Anak-anak belajar dari layar bercahaya,

Orangtua berdiskusi lewat pertemuan daring.

Pertanian dikawal data dan cuaca satelit,

Panen diprediksi, keputusan makin cermat dan bijak.

Desa kini tak hanya kuat dari tanahnya,

Tetapi cerdas dari ilmu yang datang tanpa batas.

Di bawah langit yang penuh bintang,

Desa berdiri sebagai masa depan yang bersinar terang.

 

Luwuk, 20/11/2025

RELATED POSTS
FOLLOW US