ITNAKMI Kabupaten Banggai Gelar Suluk 10 Hari, Diikuti 44 Peserta dari Berbagai Daerah

Posted by: admin November 22, 2025

BATUI SELATAN, BANGGAI – Ikatan Thareqat Naqsabandiyah Khalidiyah Mu’tabarah Indonesia (ITNAKMI) Kabupaten Banggai menyelenggarakan kegiatan I’tikaf, Suluk, atau Khalwat selama sepuluh hari, dari 14 hingga 24 November 2025. Kegiatan spiritual yang berpusat di Surau Attaubah, Pondok Pesantren Darul Khair Masing, Kecamatan Batui Selatan ini, bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperdalam akhlak mulia.

Sebagai bagian dari Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah Annahdliyyah (JATMAN) di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), kegiatan Suluk kali ini diikuti oleh 44 peserta yang berasal dari berbagai wilayah, antara lain Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Palu, Morowali, Banggai Kepulauan (Bangkep), Balut, dan Banggai (Sulawesi Tengah).

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Banggai, KH. Muslimin Lahaji, SH, yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat MUI Kabupaten Banggai. Dalam sambutannya, pengasuh utama Ponpes Darul Khair tersebut menekankan makna mendalam dari kegiatan ini.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk terus melakukan peningkatan iman dan taqwa (imtaq) kepada Allah SWT sekaligus memohon rahmat dan karunia-Nya,” ujar Kiai Muslimin. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bagi NU, kegiatan semacam ini adalah ruh perjuangan dalam membangun spiritualitas. “Spiritualitas yang dibangun tidak hanya diperuntukkan bagi diri sendiri, tetapi juga untuk kemaslahatan bangsa,” ungkapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua ITNAKMI Kabupaten Banggai, Dr. KH. Mahrus Ariadi. Doktor yang juga dosen di Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) Banjarbaru ini menyampaikan harapan besar dari diselenggarakannya Suluk.

“Kegiatan ini diharapkan menciptakan orang-orang yang bisa ber-AURA, yakni ber-Akhlakul Karimah, menjadi Usawatun Hasanah (teladan yang baik), dan menjadi Rahmatan lil ‘Alamin (rahmat bagi seluruh alam),” jelas Dr. Mahrus Ariadi.

Kehadiran Dr. Mahrus Ariadi di Banggai juga untuk mendampingi para peserta Suluk. Turut hadir dalam kegiatan ini Dr. Hj. Fatimah Ahmad, yang merupakan utusan khusus dari Yayasan Pondok Pesantren Asysyifa, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menandakan dukungan dan jaringan yang kuat dari berbagai lembaga pendidikan Islam dalam pengembangan spiritualitas masyarakat. (Rast)

RELATED POSTS
FOLLOW US