
Luwuk Selatan, Banggai – Suasana khidmat menyelimuti Aula Pondok Pesantren Darussalam Dua, Luwuk Selatan, pada Sabtu (22/11/2025). Dalam gelaran rutin “Pengajian Sabtu Pon dan Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin”, Pengasuh Pondok Pesantren, KH. Ahmad Mutohar—atau yang akrab disapa Gus Tohar—menyampaikan pesan penting mengenai fondasi utama seorang penuntut ilmu.
Dalam tausiyahnya, Gus Tohar tidak hanya mengajak jamaah untuk memperbanyak ibadah, namun menekankan poin krusial tentang Adab dan Akhlak. Beliau mengingatkan bahwa setinggi apapun ilmu seseorang, tidak akan bernilai tanpa dibarengi dengan adab, terutama kepatuhan dan rasa hormat (takzim) kepada guru.

Kisah Ulama dan Rahasia Keberkahan
Untuk memperjelas pesannya, Gus Tohar menceritakan berbagai kisah inspiratif dari para Ulama terdahulu. Beliau mengisahkan bagaimana para ulama besar mendapatkan derajat yang tinggi dan ilmu yang manfaat bukan semata-mata karena kecerdasan otak mereka, melainkan karena pelayanan dan kepatuhan mereka yang luar biasa terhadap sang guru.
“Ilmu itu ibarat air yang mengalir, dan keberkahan itu wadahnya. Jika adab kita bocor, maka ilmu itu akan hilang tak berbekas,” tutur Gus Tohar di hadapan para santri dan jamaah.
Beliau menambahkan bahwa “Keberkahan ilmu itu letaknya pada ridho guru. Banyak ulama jadi besar (alim allamah) berkat khidmat mereka menjaga adab di hadapan gurunya. Pintar saja tidak cukup, yang kita cari adalah ilmu yang barokah, ilmu yang membawa kebaikan dunia dan akhirat.”

Pentingnya Menjaga Hati
Lebih lanjut, Gus Tohar mengajak seluruh jamaah, khususnya para santri, untuk senantiasa membersihkan hati dan meluruskan niat. Kepatuhan kepada guru bukan sekadar aturan pesantren, melainkan jalan spiritual untuk membuka pintu-pintu pemahaman dan kebijaksanaan.
Acara yang berlangsung sejak pagi ini diawali dengan salat hajar dilanjutkan Mujadah Nihadlul Mustaghfirin bersama-sama. Para jamaah tampak antusias dan meresapi setiap kisah yang disampaikan, membawa pulang semangat baru untuk memperbaiki akhlak dan mempererat hubungan batin dengan para Guru/Kiyai dalam menuntul ilmu.
Pengajian Rutin Sabtu Pon merupakan agenda bulanan PP. Darussalam Dua Luwuk Selatan yang berlokasi di Kampung 10, Hanga-Hanga. Kegiatan ini menjadi wadah thorough (menyeluruh) bagi masyarakat Banggai untuk menimba ilmu agama sekaligus bermujahadah bersama.
