
MOILONG – Musyawarah Daerah (Musda) I Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Banggai sukses dilaksanakan pada Rabu (29/10/2025). Bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Wafa, Kecamatan Moilong, agenda utama Musda ini adalah untuk menyempurnakan kepengurusan baru.
Ketua JATMAN masa bakti 2021-2025, K. Badrun Munif, S.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musda I ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pimpinan Pusat.
“Musda I JATMAN ini terselenggara setelah mendapat instruksi dari Pimpinan Pusat agar musda dipercepat,” ujar K. Badrun Munif.
Ia menegaskan, tujuan utama dari percepatan ini adalah untuk menyempurnakan struktur kepengurusan JATMAN Kabupaten Banggai untuk masa bakti 2025-2031.

Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Banggai, KH. Muslimin Lahadji, SH., yang turut hadir memberikan sambutan, menjelaskan kedudukan penting JATMAN dalam struktur Nahdlatul Ulama (NU).
“JATMAN adalah badan otonom (Banom) NU yang menghimpun semua aliran tareqat yang ada di Kabupaten Banggai,” tegas KH. Muslimin Lahadji.
Menurutnya, JATMAN adalah organisasi khusus yang berfokus pada aspek spiritualitas, yakni untuk membersihkan hati. “Ini adalah organisasi khusus untuk membersihkan hati dengan metode mursyid (guru). Yang berguru pada mursyid namanya murid,” jelasnya.
KH. Muslimin juga berpesan agar JATMAN senantiasa terbuka bagi seluruh masyarakat Islam, khususnya warga NU. Ia menekankan bahwa JATMAN memiliki peran strategis sebagai perekat bangsa.
“JATMAN harus bisa menjadi perekat bangsa. Karenanya, JATMAN harus bisa menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah,” tutupnya.
