
LUWUK – Emosi sering menjadi pemicu kesalahan langkah. Namun, anak anak muda dari mahasiswa dan pelajar di Luwuk yang hadir di Lapangan Alun-Alun Kota, Minggu (06/12), kini mereka memiliki jurus ampuh untuk mengendalikan badai emosi.
Dalam acara spesial bertajuk “Zona Temu Rasa – Emotional Reset” yang diselenggarakan oleh Think Zone bekerja sama dengan PT Digital Mandiri Sulawesi dan Persatuan Guru NU Kab. Banggai, peserta diajak memahami bahwa mengendalikan emosi itu bisa, asalkan kita tahu cara kerjanya.

Narasumber Bongkar Siklus Emosi: Inti Kontrol Ada di Pikiran
Acara yang dipandu oleh moderator Andri L., menghadirkan narasumber utama, Rastono Sumardi, S.Pd., M.E., yang langsung membedah mekanisme emosi yang kita rasakan.
Rastono menjelaskan, emosi seperti marah atau sedih selalu muncul dalam siklus tiga tahap yang bisa kita atur:
-
Stimulus: Pemicu atau kejadian yang terjadi (yang sering kali sulit kita kontrol).
-
Perspektif: Cara kita menilai kejadian itu (ini kunci utamanya!).
-
Respons: Tindakan atau reaksi yang kita ambil.
“Kita tidak selalu bisa memilih Stimulus (misalnya, macet atau komentar buruk), tapi kita bisa memilih Perspektif kita. Kunci untuk jadi lebih tenang adalah mengelola cara kita berpikir dan menunda reaksi,” jelas Rastono. Ia menekankan bahwa intervensi di tahap Perspektif adalah senjata paling ampuh untuk memutus rantai emosi negatif.
Emosi Itu Kompleks: Bukan Hanya Senang dan Marah
Agar pengelolaan emosi berhasil, peserta juga diajak mengenali spektrum emosi yang lebih luas:
-
Emosi Utama: Meliputi Bahagia, Sedih, Marah, Takut, Jijik, dan Terkejut.
-
Emosi Lain: Emosi yang lebih kompleks dan dipengaruhi sosial seperti Malu, Bersalah, Cemburu, dan Bangga.
Kunci Sukses Masa Depan: Dewasa dalam Mengelola Rasa
Dalam penutup materinya, Rastono Sumardi memberikan penekanan kuat pada dampak jangka panjang dari pengelolaan emosi. Ia menegaskan bahwa orang yang berhasil mengelola emosinya menunjukkan tingkat kematangan atau tingkat kedewasaan yang tinggi.
“Kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan, menunda reaksi, dan berpikir jernih saat emosi memuncak, adalah kunci bagi pribadi yang sukses di masa depan, baik dalam karier maupun hubungan,” tutup Narasumber Rastono Sumardi.
Acara ditutup dengan semangat baru, mengajak peserta untuk menjadikan kesadaran diri dan kedewasaan emosional sebagai modal utama untuk meraih kesuksesan.
(Andri L)

